Archive for April, 2006

A Letter From God

Thursday, April 20th, 2006

A LETTER FROM GOD

Saat kau bangun dipagi hari, Aku
      memandangmu dan

berharap engkau akan berbicara kepadaKu,
      walaupun

hanya sepatah kata, meminta pendapatKu atau
      bersyukur

kepadaKu atas sesuatu hal indah yang terjadi di
      dalam

hidupmu kemarin, tetapi aku melihat engkau
      begitu

sibuk mempersiapkan diri untuk pergi
      bekerja.

Aku kembali menanti.

Saat engkau sedang
      bersiap, Aku tahu akan ada sedikit

waktu bagimu untuk berhenti dan
      menyapaKu, tetapi

engkau terlalu sibuk.

Di satu tempat,
      engkau duduk di sebuah kursi selama

lima belas menit tanpa
      melakukan apapun.

Kemudian Aku melihat engkau menggerakkan
      kakimu.

Aku berpikir engkau ingin berbicara kepadaKu,
      tetapi

engkau berlari ke telepon dan menelepon seorang
      teman

untuk mendengarkan gosip terbaru.

Aku melihatmu ketika
      engkau pergi bekerja dan Aku

menanti dengan sabar sepanjang
      hari.

Dengan semua kegiatanmu, Aku berpikir engkau
      terlalu

sibuk untuk mengucapkan sesuatu kepadaKu.

Sebelum
      makan siang Aku melihatmu memandang

kesekeliling, mungkin engkau
      merasa malu untuk

berbicara kepadaKu, itulah sebabnya mengapa
      engkau

tidak menundukkan kepalamu.

Engkau memandang tiga
      atau empat meja sekitarmu dan

melihat beberapa temanmu berbicara
      kepadaku dengan

lembut sebelum mereka makan, tetapi engkau
      tidak

melakukannya.

Tidak apa-apa.

Masih ada
      waktu yang tersisa, dan Aku berharap engkau

akan berbicara
      kepadaKu, meskipun saaat engkau pulang

ke rumah kelihatannya
      seakan-akan banyak hal yang

harus kau kerjakan.

Setelah
      beberapa hal tersebut selesai engkau kerjakan,

engkau menyalakan
      televisi, Aku tidak tahu apakah kau

suka menonton televisi atau
      tidak, hanya saja engkau

selalu ke sana dan menghabiskan banyak
      waktu setiap

hari di depannya, tanpa memikirkan apapun
      hanya

menikmati acara yang ditampilkan.

Kembali Aku
      menanti dengan sabar saat engkau menonton

TV dan menikmati
      makananmu tetapi kembali kau tidak

berbicara kepadaKu.

Saat
      tidur Kupikir kau merasa terlalu lelah. Setelah

mengucapkan selamat
      malam kepada keluargamu, kau

melompat ke tempat tidur dan tertidur
      tak lama kemudian.

Tidak apa-apa karena mungkin engkau
      tidak menyadari

bahwa Aku selalu hadir untukmu.

Aku telah
      bersabar lebih lama dari yang kau sadari.

Aku bahkan ingin
      mengajarkanmu bagaimana bersabar

terhadap orang lain.

Aku
      sangat mengasihimu, setiap hari Aku menantikan

sepatah kata, doa
      atau pikiran atau syukur dari hatimu.

Baiklah… engkau
      bangun kembali dan kembali.

Aku akan menanti dengan penuh kasih
      bahwa hari ini kau

akan memberiKu sedikit waktu.

Semoga
      harimu menyenangkan.

Bapamu,

ALLAH YANG
      MAHAKUDUS

PS : Apakah kau memiliki cukup waktu untuk
      mengirimkan

surat ini kepada orang lain?

Believe It Or Not Jesus Is Coming

Thursday, April 20th, 2006

ikut yuk friend ke …. 

 

 


Surga
Akomodasi 


Persiapan2 untuk
akomodasi kelas utama telah dibuat sebelumnya.
Di rumah BapaKu banyak tempat
tinggal… Aku pergi kesitu untuk menyediakan tempat bagimu (Yoh
14:2)
 
Paspor

Mereka yang hendak masuk tidak
diijinkan lewat pintu gerbang tanpa identitas yang jelas dan nama terdaftar pada
Pejabat Berwenang yang berkuasa.
Tetapi tidak akan masuk kedalamnya sesuatu yang
najis…..tetapi hanya mereka yang namanya tertulis dalam kitab kehidupan Anak
Domba itu Wahyu 21:27)


Waktu
Keberangkatan
 


Tanggal tepatnya tidak
diumumkan. Penumpang dinasihatkan untuk siap sedia berangkat dalam waktu
singkat.
Engkau
tidak perlu mengetahui masa dan waktu, yang ditetapkan Bapa sendiri menurut
kuasaNya (Kis 1:7)
 
Tiket

Tiket anda adalah jaminan tertulis
yang memberi jaminan perjalanan anda. Harus diklaim dan janji2nya dipegang
teguh.
Barang siapa
mendengar perkataan Ku dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku, ia mempunyai
kehidupan yang kekal dan tidak turut dihukum. Sebab ia

sudah pindah dari maut kedalam
hidup (Yoh 5:24)
 


Pabean
 
Hanya satu deklarasi
yang diperlukan ketika melewati kepabeaan.
Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu bahwa Yesus
adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari
antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan (Rom 10:9)

Imigrasi 


Seluruh penumpang
digolongkan sebagai imigran karena merasa akan mulai tinggal tetap di Negara
baru, jumlah tidak dibatasi.
Tetapi sekarang mereka merindukan tanah air yang lebih baik yaitu satu
tanah air sorgawi…karena Ia telah mempersiapkan sebuah kota bagi mereka
(Ibrani 11:16)

Barang-barang
Bagasi
 


Tidak ada satupun barang
yang dapat dibawa.
Sebab kita tidak membawa sesuatu apa ke dalam dunia dan kitapun tidak
dapat membawa apa2 keluar (1 Tim 6:7)

Jalur Udara 


Penumpang akan
diberangkatkan langsung lewat udara dinasihatkan untuk berjaga-jaga setiap hari
karena ada indikasi keberangkatan mendadak.
Kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat
bersama-sama dengan mereka dalam awan-awan menyongsong Tuhan di angkasa.
Demikianlah kita akan selama lamanya bersama sama dengan Tuhan (1Tes
4:17)